Sabtu, 28 November 2009

The Horse and His Boy


NARNIA... tanah di mana para kuda bisa berbicara... pengkhianatan mengintai... dan takdir menanti.

Dalam perjalanan penuh tantangan, empat pelarian bertemu dan bergabung. Meski awalnya mereka hanya berusaha membebaskan diri dari kehidupan yang kejam dan menekan, tak lama kemudian mereka mendapati diri mereka berada di tengah-tengah pertempuran dahsyat. Pertempuran yang akan memutuskan bukan hanya nasib mereka, tapi juga nasib Narnia

The Last Battle



Pertempuran terakhir yang terdahsyat

Narnia...
di mana kebohongan melahirkan ketakutan...
di mana kesetiaan diuji...
di mana semua harapan seolah sirna.


Pada hari-hari terakhir Narnia, tanah itu menghadapi tantangan terbesarnya---bukan dari kekuatan asing di luar melainkan musuh dari dalam. Kebohongan dan pengkhianatan menancapkan kuku, dan hanya sang raja serta sekelompok kecil pengikut setia yang bisa mencegah kehancuran semua yang mereka sayangi dalam kisah terakhir The Chronicles of Narnia.

The Silver Chair



Narnia...
tempat raksasa merusak...
tempat kejahatan menimpakan kutukan...
tempat sihir jadi penguasa.

Melalui bahaya-bahaya luar biasa dan gua-gua dalam nan gelap, tiga sahabat dikirim untuk menyelamatkan seorang pangeran yang tertawan. Tapi misi mereka ke Dunia Bawah membuat mereka berhadapan langsung dengan penyihir yang jauh lebih cantik dan berbahaya daripada yang pernah mereka bayangkan.

Magician's Nephew



Sinopsis
NARNIA... tanah di mana para kuda bisa berbicara... pengkhianatan mengintai... dan takdir menanti.

Dalam perjalanan penuh tantangan, empat pelarian bertemu dan bergabung. Meski awalnya mereka hanya berusaha membebaskan diri dari kehidupan yang kejam dan menekan, tak lama kemudian mereka mendapati diri mereka berada di tengah-tengah pertempuran dahsyat. Pertempuran yang akan memutuskan bukan hanya nasib mereka, tapi juga nasib Narnia.
The Voyage ofthe Dawn Treader



Sinopsis
Petualangan menuju ujung akhir dunia

NARNIA...
di mana naga terbangun...
di mana bintang menjejaki bumi...
di mana apa pun bisa terjadi.

Seorang raja dan beberapa teman seperjalanan yang tidak disangka-sangka memulai pelayaran yang akan membawa mereka ke negeri-negeri tak terjamah. Ketika mereka bergerak kian jauh dan terus menjauh dari perairan yang dikenal, mereka mendapati petualangan ini ternyata lebih luar biasa daripada yang pernah dibayangkan. Ujung akhir dunia hanyalah sebuah permulaan.

Jumat, 27 November 2009



Director: Andrew Adamson

Cast: Ben Barnes, Georgie Henley, Skandar Keynes, William Moseley, Peter Dinklage, Warwick Davis, Vincent Grass, Cornell John,

Genres: Thriller, Science Fiction, Romance, Mystery, Fantasy, Family, Drama, Adventure, Action

Runtime: 144 min.

IMDB: This film on IMDB

Soundtrack: available


In Narnia, 1,300 years after the Pevensie siblings left, Caspian, a Telmarine prince, is awoken by his mentor Doctor Cornelius, who informs him that his aunt has just given birth to a son and that his life is now in grave danger. Cornelius gives him Queen Susan's ancient magical horn and instructs him to use it if he is in dire need of help. Knowing that his Uncle Miraz would kill him in order to be king, Caspian flees. Chased by several Telmarine soldiers, Caspian falls off his horse and encounters two Narnian dwarfs and a talking badger in the woods. One of the dwarfs, Trumpkin, is captured by the soldiers after sacrificing himself to save Caspian, while the other dwarf, Nikabrik, and the badger Trufflehunter, save Caspian. Not knowing that they are trying to save him, Caspian blows the magical horn, trying to summon help.

In England, the four Pevensie children wait at the Strand tube station for their train which will take them to boarding school. One year has passed in their world after they left Narnia. Just as the train pulls into the station, the walls start sucking in, and the whole station tears apart which transports the Pevensies back to Narnia. There, they discover their castle, Cair Paravel, was attacked and ruined in their absence. The Pevensies save a bound and gagged Trumpkin as they spot two Telmarine soldiers who are about to drown him. After the dwarf realizes that the four of them are the kings and queens of old, they set off together. On the way, Lucy glimpses Aslan and tries to convince the others that she's seen him, but only Edmund believes her.

Meanwhile, Nikabrik and Trufflehunter lead Caspian to the Dancing Lawn, where all the old Narnians have assembled, including the swashbuckling mouse Reepicheep, and a large number of centaurs, fauns, and minotaurs. There, Caspian convinces them to help him win his throne so that he can give them back their land. When Caspian and his troops encounter the Pevensies and Trumpkin, they journey together to Aslan's How, a huge underground hall built over the Stone Table. From there, Peter decides that they will attack Miraz's castle. Lucy suggests waiting for Aslan to give instructions, but Peter thinks they have waited for Aslan long enough.

The Narnians succeed in raiding Mirazë­© castle, but Peter calls for a retreat when he realizes that if they keep fighting, they will all be killed. Peter, Susan, Edmund, Caspian, and half of the Narnians manage to escape, but the rest are trapped by the closed gate and are brutally slaughtered. When they get back to Aslan's How, Peter and Caspian, who are both feeling guilty and upset over the loss of half their soldiers, have an argument about the attack on the castle, which almost culminates in a swordfight.

Later, Nikabrik, a hag, and a werewolf tell Caspian that they can help him claim his throne and guarantee Miraz's death. The hag then uses black sorcery to summon the White Witch. From inside a wall of ice, the Witch tries to convince Caspian, who had not realized what Nikabrik's true intentions were, to give her a drop of his blood in order to set her free. Peter, Edmund, Lucy, and Trumpkin promptly arrive and dispatch Nikabrik, the werewolf, and the hag, and Edmund shatters the wall of ice before the Witch can be freed.

As Miraz and his army arrive at Aslan's How, Caspian suggests that Peter and Miraz duel one-on-one under the condition of surrender, in order to buy Lucy and Susan more time to find Aslan. Miraz is forced to accept, as it would look cowardly to refuse to fight a boy half his age. Susan and Lucy, who are searching for Aslan in the woods, are chased by Telmarine soldiers along the way; Susan sends Lucy off and remains behind to deal with the soldiers, but she is soon rescued by Caspian and the two return to the battlesite. Peter is able to wound Miraz, but gives his sword to Caspian to finish him off. Caspian, who cannot bring himself to do it, spares Miraz's life but says that he intends to give Narnia back to its people.

Lord Sopespian suddenly stabs and kills Miraz with one of Susan's red-feathered arrows and blames the Narnians for shooting Miraz. The Telmarine cavalry charges while the troops use their trebuchets at Aslan's How. The Narnians try several tactics, including collapsing underground tunnels underneath the army, and sending griffins overhead with archers in their claws. In a desperate move, they charge head on. Lucy, meanwhile, finds Aslan in the woods; he awakens the trees that have been in a deep sleep: with the whole forest suddenly attacking the Telmarines, Lord Sopespian orders to retreat to a bridge, where they are confronted by Lucy and Aslan. Aslan summons the river god, which destroys the bridge and wipes out the majority of the Telmarine army including Sopespian; all of the surviving Telmarine soldiers surrender and hand over their weapons, while the Narnians are honored for fighting well.

Before the Pevensies depart, Peter and Susan declare, much to Caspian, Edmund, and Lucy's dismay, that Aslan has told them they will never return to Narnia. Aslan explains that Susan and Peter have gained everything they could possibly gain from their experiences in Narnia and are no longer needed there. Susan and Caspian share a kiss, knowing they will never meet again. The Pevensies then go back to England, leaving Caspian as King of Narnia.

Sabtu, 21 November 2009

Urutan Publikasi dan Kronologis

Urutan Publikasi
1. Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari
2. Pangeran Caspian
3. Petualangan Dawn Treader
4. Kursi Perak
5. Kuda dan Anak Manusia
6. Keponakan Penyihir
7. Pertempuran Terakhir

Urutan Kronologis
1. Keponakan Penyihir
2. Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari
3. Kuda dan Anak Manusia
4. Pangeran Caspian
5. Petualangan Dawn Treader
6. Kursi Perak
7. Pertempuran Terakhir

The Lion, The Witch, and The Wardrobe





The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe

Sutradara : Andrew Adamson

Produser : Andrew Adamson,Perry Moore

Penulis : C.S. LewiS(novel),

AndrewAdamson,

AnnPeacock,

Christopher Markus,

Stephen McFeely

Pemeran :Liam Neeson (suara),

Tilda Swinton,

James McAvoy,

Anna Popplewell,

Georgie Henley,

William Moseley,

Skandar Keynes

Musik oleh :Harry Gregson-Williams

Distributor :Buena Vista Distribution

Durasi :140 menit

Anggaran :US$150.000.000

The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe adalah sebuah film berdasarkan buku The Chronicles Of Narnia: Sang Singa, sang Penyihir, dan Lemari, novel pertama yang diterbitkan dalam seri fantasi anak-anak The Chronicles of Narnia karangan C.S. Lewis. Film ini ditayangkan pertama kali pada 8 Desember 2005 di Britania Raya.
Film ini berslogan There are a thousand stories in the land of Narnia … The first is about to be told. (bahasa Indonesia: "Ada ribuan cerita dalam tanah Narnia … Yang pertama akan segera diceritakan.")
PenghargaanPada Penghargaan Oscar ke-78, The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe menang dalam kategori Tata Rias Terbaik serta dinominasikan dalam kategori Penata Suara Terbaik dan Efek Visual Terbaik.

Buku dan Pengarang

Buku
Berikut adalah buku-buku dalam Chronicles of Narnia yang diurutkan berdasarkan tahun publikasinya. Buku-buku ini merupakan karya C.S. Lewis yang paling terkenal.



Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari (1950)
Buku Sang Singa, sang Penyihir, dan Lemari (The Lion, the Witch and the Wardrobe) mengisahkan petualangan Peter, Susan, Edmund, dan Lucy Pevensie ke negeri Narnia, di mana mereka, dengan bantuan Aslan sang singa, mengalahkan kejahatan Penyihir Putih.



Pangeran Caspian (1951)
Buku Pangeran Caspian (Prince Caspian) menceritakan kembalinya anak-anak Pevensie ke Narnia untuk mengalahkan penjajah dari Telmar yang mengusir penduduk asli Narnia dan menyerahkan tahtanya kepada yang berhak, Pangeran Caspian X yang tahtanya direbut oleh pamannya yang bernama Miraz.


Petualangan Dawn Treader (1952)
Buku Petualangan Dawn Treader (The Voyage of the Dawn Treader) mengisahkan Lucy dan Edmund Pevensie bersama sepupu mereka, Eustace Scrubb, yang mengarungi laut Narnia bersama Raja Caspian untuk menolong para lord yang diusir oleh Miraz. Mereka akhirnya bertemu Aslan di Ujung Dunia.


Kursi Perak (1953)
Buku Kursi Perak (The Silver Chair) menceritakan kembalinya Eustace Scrubb bersama teman sekolahnya, Jill Pole, karena dipanggil Aslan untuk mencari Pangeran Rilian, anak dari Caspian.


Kuda dan Anak Manusia (1954)
Buku Kuda dan Anak Manusia (The Horse and His Boy) menceritakan pelarian Shasta dan kuda bernama Bree dari Calormen di selatan ke Narnia dan kemudian mengungkap berbagai fakta yang mengejutkan. Cerita ini berlangsung pada masa anak-anak Pevensie menjadi raja dan ratu Narnia.



Keponakan Penyihir (1955)
Buku Keponakan Penyihir
(The Magician's Nephew) menceritakan awal mula penciptaan Narnia oleh Aslan dan bagaimana kejahatan pertama (Jadis sang Penyihir Putih) memasukinya.


Pertempuran Terakhir (1956)
Buku Pertempuran Terakhir (The Last Battle) menceritakan kembalinya Jill dan Eustace serta akhir dari Narnia








Tentang Pengarang


Clive Staples Lewis (lahir di Belfast, Irlandia, 29 November 1898 – meninggal 22 November 1963 pada umur 64 tahun), lebih dikenal sebagai C.S. Lewis, adalah seorang pengarang dan sarjana Irlandia, dilahirkan dalam sebuah keluarga Protestan di Belfast, meskipun sebagian besar hidupnya dilewati di Inggris. Lewis dikenal karena karyanya dalam sastra abad pertengahan dan untuk apologetika Kristennya serta fiksi, khususnya seri bukunya yang berjudul The Chronicles of Narnia.

Masa kecil
Clive Staples Lewis dilahirkan di Belfast, Irlandia (kini Irlandia Utara), dari Albert James Lewis dan Flora Augusta Hamilton Lewis. Ia mempunyai kakak laki-laki, Warren Hamilton Lewis (Warnie), yang tiga tahun lebih tua. Sewaktu kecil ia mengambil nama "Jack", semata-mata karena ia menyukai bunyinya. Sejak saat itu ia dikenal dengan nama kecil ini oleh teman-teman dekat dan anggota keluarganya. Ibunda Lewis meninggal pada 1908, dan ia dikirim ke sejumlah sekolah di Inggris. Sekitar tahun 1913 ia meninggalkan iman Kristen masa kanak-kanaknya.

Sewaktu kecil, Lewis suka sekali akan "binatang yang berpakaian". Ia jatuh cinta pada cerita-cerita Beatrix Potter dan seringkali menulis cerita-cerita binatang dan membuat ilustrasinya. Ia dan kakaknya, Warnie, bersama-sama menciptakan dunia Boxen, yang dihuni dan dikelola oleh binatang. Lewis gemar membaca, dan karena rumah ayahnya penuh dengan buku-buku, ia merasa bahwa menemukan buku yang belum dibacanya sama mudahnya seperti menemukan sehelai rumput. Di masa kecilnya, ia juga sangat takut terhadap laba-laba dan serangga, sehingga binatang-binatang itu sering muncul dalam mimpi-mimpinya.

Di masa remajanya, ia kagum terhadap Richard Wagner dan lagu-lagu serta legenda-legenda Negeri Utara. Semuanya itu memperkuat kerinduan di dalam dirinya, hasrat yang mendalam yang belakangan disebutnya "suka cita".

The Chronicles of Narnia



The Chronicles of Narnia adalah sebuah seri novel fantasi karya C.S. Lewis yang terdiri dari tujuh buku dan ditujukan untuk anak-anak. Lebih dari 95 juta kopi telah terjual dalam 41 bahasa. Serial ini ditulis oleh Lewis pada tahun 1950 sampai 1956 dan mengandung unsur-unsur Kristen, mitologi Yunani dan Romawi, serta dongeng Inggris dan Irlandia. Buku-buku ini telah diadaptasi untuk radio, televisi, dan film. Ilustrasi di dalam buku dibuat oleh Pauline Baynes. Adaptasi terakhir dari buku ini adalah film dari Walt Disney Pictures dan Walden Media, yaitu The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005) dan The Chronicles of Narnia: Prince Caspian (2008).


Cerita dari serial ini berkisar pada petualangan manusia, atau disebut juga Putra Adam dan Putri Hawa, ke dalam sejarah dan alam Narnia. Di negeri tersebut, binatang dapat berbicara, sihir adalah hal yang lazim, dan kebaikan berperang melawan kejahatan.

Minggu, 15 November 2009

Quieta non movere.
Sesuatu yang diam tidak menggerakkan.


Quidquid agis, prudenter agas, et respice finem!
Apapun yang kau lakukan, lakukanlah dengan bijak dan pertimbangkan hasil akhirnya

Selasa, 10 November 2009

Posting Pertama

Ini adalah gambar pertama wa posting...
Nama: Winnie Jesslyn
Kelas: VIII-1
No Kelas: 50



SMP Sutomo 1
Medan